Metode Work Sampling

 

  • Latar Belakang

    Manusia adalah salah satu sumber daya yang sangat diperlukan dalam sebuah Perusahaan. Manusia sangat berperan terhadap produktivitas sebuah perusahaan. Siklus kerja dipakai oleh perusahaan untuk mengetahui waktu kerja dan waktu menganggur, jika waktu menganggur maka kinerja operator menurun sedangkan waktu kerja maka kinerja operator akan meningkat. 2 operator saling mempunyai waktu siklus yang berbeda-beda karena tingkat waktu siklus yang membedakannya.

Work Sampling adalah salah satu teknik untuk mengadakan sejumlah besar pengamatan terhadap aktivitas kerja dari mesin, proses, pekerja atau operator. Work Sampling mempunyai banyak kegunaan diantaranya mengetahui distribusi pemakaian waktu  kerja oleh pekerja atau kelompok kerja, Mengetahui tingkat pemanfaatan mesin-mesin atau alat-alat di pabrik, Menentukan waktu baku dari pekerja-pekerja tidak langsung dan memperkirakan kelonggaran bagi suatu pekerjaan.

Pengaplikasian Work sampling dengan cara menggunakan 2 operator loket parkir yang berjenis kelamin laki-laki dengan pengambilan waktu yang bersamaan agar mengetahui tingkat kinerja operator sedang bekerja atau menganggur. Work Sampling solusi yang tepat bagi sebuah perusahaan. Cara inilah yang  tepat untuk menentukan waktu longgar disetiap pekerjaan, dan waktu baku.

  • Perumusan masalah

Perumusan masalah ini dibuat untuk dapat mengetahui tingkat permasalahan dalam sebuah perusahaan, masalah tersebuat ialah meminit waktu dan mengurangi pekerjaan operator yang menganggur (idle), apakah kedua operator tingkat kinerjanya sama atau tidak. pemanfaatan adanya alat-alat kerja dan mesin yang berguna untuk menentukan waktu baku dan waktu nomal dalam bekerja.

1.3     Pembatasan masalah

          Pembataswan masalah ini dibuat untuk mengetahui pembatasan masalah supaya materi yang diungkap pada penelitian ini tidak menyimpang dari teori-teori yang ada pada metode work sampling. Berikut ini adalah batasan-batasan masalah :

  1. Pengambilan data dilakukan dengan cara mengamati aktivitas dari dua kasir yang mempunyai jenis kelamin yang sama yaitu laki-laki dengan pengambilan selang waktu yang sama.
  2. Metode dalam pembatasan masalah ini yang dipakai adalah metode Work Sampling.
  3. Metode penyesuaian menggunakan Shumard dan Westing House.
  4. Pengambilan data dilakukan selama 6 jam yang masing-masing data diambil setiap 1 satu jam sekali, setiap 1 lembar pengamatan berisikan 40 data, jumlah keseluruhan data pengamatan sebanyak 240 data.

1.4      Tujuan Permasalahan

Tujuan permasalahan pada permasalahan yang ada dibuat agar dapat merincikan masalah-masalah yang ada. Masalah-masalah ini dapat diketahui solusinya dan diringkas dalam sebuah penelitian yang dilakukan. Berikut ini adalah Tujuan permasalahannya:

  1. Mengetahui persentase produktif serta non produktif dari dua operator yang bekerja pada loket parkir Naga Swalayan.
  2. Mengetahui nilai kecukupan data dari pengam.atan yang dilakukan terhadap dua orang operator pada parkiran Naga Swalayan.
  3. Mengetahui hasil uji keseragaman data dari hasil pengamatan dua orang operator pada loket parkir Naga Swalayan.
  4. Mengetahui waktu baku dari ke dua operator yang bekerja pada loket parkir Naga Swalayan.
  5. Mengetahui tingkat ketelitian dari dua oyang bekerja operator yang bekerja pada loket  parker Naga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s