ILMU SOSIAL DASAR

  1. A.  Individu, Keluarga dan Masyarakat
  2. 1.     Pertumbuhan penduduk
  3. Pengertian individu

Individu adalah seorang manusia tidak hanya memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya, melainkan juga mempunya kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya.

  1. Pengertian Pertumbuhan

Menurut pendapat aliran psikolog Gestalt, pertumbuhan adalah proses perubahan secara perlahan-lahan pada manusia dalam mengenal sesuatu secara keseluruhan baru kemudian mengenal bagian-bagian dari lingkungan yang ada.

  1. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk

Pada garis besarnya dapat digolongkan menjadi 3 yaitu :

  1. Pendirian nativistik (faktor yang dibawa sejak lahir)
  2. Pendirian enviromentalistik (menolak dasar pertumbuhan individu dan lebih manekankan pada lingkungan)
  3. Pendirian konvergensi (menyatakan bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat menentukan pertumbuhan individu)
  4. 2.     Fungsi keluarga
  5. Pengetian keluarga

Keluarga adalah unit kesatuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Keluarga adalah suatu satuan unit terkecil yang terdiri dari ayah, ibu dan anak. Keluarga sebagai kelompok pertama yang dikenal individu sangat berpengaruh secara langsung terhadap perkembangan individu sebelum maupun sesudah terjun langsung secara individual di masyarakat.

  1. Fungsi keluarga, individu dan masyarakat

Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan-pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan didalam atau oleh keluarga tersebut Fungsi keluarga menurut Friedman 1998 (dalam Setiawati & Santun, 2008) adalah :

Fungsi Afektif

Fungsi afektif adalah fungsi internal  keluarga sebagai dasar kekuatan keluarga. Didalamnya terkait dengan saling mengasihi, saling mendukung dan saling menghargai antar anggota kelurga.

Fungsi Sosialisasi

Fungsi sosialisasi adalah fungsi yang mengembangkan proses interaksi dalam keluarga. Sosialisasi dimulai sejak lahir dan keluarga merupakan tempat individu untuk belajar bersosialisasi.

Fungsi Reproduksi

Fungsi reproduksi adalah fungsi keluarga untuk meneruskan kelangsungan keturunan dan menambah sumber daya manusia.

Fungsi Ekomomi

Fungsi ekonomi adalah fungsi keluarga untuk memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarganya yaitu : sandang, pangan dan papan.

Fungsi Perawatan Kesehatan

Fungsi perawatan kesehatan adalah fungsi keluarga untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan dan merawat anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan.

Hubungan antara individu dan masyarakat telah.banyak disoroti oleh para ahli baik para filsuf maupun para ilmuan sosial. Berbagai pandangan itu pada dasarnya dapat dikelompokkan kedalam tiga pendapat yaitu pendapat yang menyatakan bahwa (1) masyarakat yang menentukan individu, (2) individu yang menentukan masyarakat, dan (3) individu dan masyarakat saling menentukan.

Pandangan yang pertama terhadap hubungan antara masyarakat dan individu didasarkan bahwa masyarakat itu mempunyai suatu realitas tersendiri dan tidak terikat oleh unsur yang lain dan yang berlaku umum. Masyarakat yang dipindahkan oleh seseorang itu berada di luar orang yang berpikir tentang masyarakat itu sendiri. Sebelum individu ada masyarakat yang dipikirkan itu telah ada. Oleh karena itu masyarakat itu tidak terikat pada individu yang memikirkannya. Menurut K J Veerger (1986) ada tiga pandangan yang memandang masyarakat sebagai suatu realitas yaitu pandangan holistis, organisme dan kolektivitis.

Pertama, pandangan holisme terhadap hubungan individu dan masyarakat. Pandangan yang bersifat holistis ini tampak pada pandangan Aguste Comte (1798 – 1853). Menurut Aguste Comte masyarakat dilihat suatu kesatuan di mana dalam  bentuk dan arahnya tidak tergantung pada inisiatif bebas anggotanya, melainkan pada proses spontan otomatis perkembangan akal budi manusia. Akal budi dan cara orang berpikir berkembang dengan sendirinya. Prosesnya berlangsung secara bertahap, merupakan proses alam yang tak terelakkan dan tak terhentikan. Perkembangan ini dikuasai oleh hukum universal yang berlaku bagi semua orang di manapun dankapanpun dan pandangan Comte in dapat diketahui bahwa umat manusia itu dipandang sebagai suatu keseluruhan, individu merupakan bagian-bagian yang hidup untuk kepentingan keseluruhan.

  1. Pengertian masyarakat

Masyarakat merupakan salah satu satuan sosial sistem sosial, atau kesatuan hidup manusia. Istilah inggrisnya adalah society , sedangkan masyarakat itu sendiri berasal dari bahasa Arab Syakara yang berarti ikut serta atau partisipasi, kata Arab masyarakat berarti saling bergaulyang istilah ilmiahnya berinteraksi.

  1.     GOLONGAN-GOLONGAN MASYARAKAT

Untuk memudahkan klasifikasi masyarakat ke dalam golongan atas, tengah dan bawah, berikut penjelasan dari masing – masing lapisan di Desa Karehkel :

  1. Golongan atas merupakan anggota masyarakat yang mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi masyarakat di Desa Karehkel. Di Desa Karehkel orang yang dianggap mempunyai kekuasaan adalah Bapak Yunus (RW 04) dan Bapak Saefudin (RW 10). Hal ini dibuktikan dari hasil turun lapang berdasarkan wawancara dengan beberapa warga di Desa Karehkel. Menurut penuturan beberapa warga, seperti Ibu Emang, Doni, Ibu Samin, Ibu Ratna, Ibu Rina, Pak Sholeh, dll.

Mereka sama-sama menyebutkan bahwa orang yang berpengaruh dan disegani di desa tersebut adalah Bapak Yunus di RW 04 dan Bapak Syaifudin di RW 10. Kedua orang tersebut mempunyai kesamaan profesi yang bergerak dalam bidang keagamaan. Mereka dinilai mempunyai kekuasaan karena perkataan dan pendapat mereka yang mengacu kepada Al-Qur’an dan Hadits selalu didengar oleh warga. Selain itu, mereka juga ikut berperan dalam pengambilan keputusan suatu masalah yang terjadi di desa tersebut.

  1. Golongan menengah merupakan anggota masyarakat yang mempunyai posisi sebagai ketua kelompok tani yang bernama Bapak Sholeh (Ketua Kelompok Sugih Tani). Hal ini dibuktikan dari hasil kunjungan dan wawancara kami secara langsung kepada Bapak Sholeh.

Dari hasil wawancara, terlihat bahwa beliau memiliki akses informasi langsung terhadap pihak luar yaitu Mr. Huang dari Taiwan tentang sistem

pertanian organik. Oleh karaena itu, beliau mempunyai kekuasaan dalam membina anggota kelompoknya. Selanjutnya, anggota kelompok tersebut akan menyebarkan informasi tentang penyuluhan kepada buruh tani.

  1. Golongan bawah merupakan anggota masyarakat yang berprofesi sebagai buruh tani. Mereka tidak memiliki pengaruh dalam pengambilan keputusan secara langsung. Selain itu mereka tidak memiliki sumber daya yang cukup dan tidak mau menerapkan inovasi.

Adapun alas an mereka tidak mau menerapkan inovasi pertanian organik karena sistem pertanian ini membutuhlkan modal yang sangat besar untuk pembelian net, perawatan yang sulit dan resiko kerugian yang ckup tinggi apabila mengalami gagal panen.

  1. 3.     Hubungan individu, keluarga dan masyarakat
    1. Makna individu

Manusia adalah makhluk individu, makhluk individu berarti makhluk yang tidak dapat dibagi-bagi, tidak dapat dipisah-pisahkan antar jiwa dan raganya. Pendapat lain bahwa manusia sebagai makhluk individu, tidak hanyak dalam arti makhluk keseluruhan jiwa raga, melainkan juga dalam arti bahwa tiap-tiap orang itu merupakan pribadi (individu) yang khas menurut corak kepribadiannya, termasuk kecakapan-kecakapan serta kelemahan-kelemahannya.

  1. Makna keluarga

Keluarga merupakan kelompok primer yang paling penting didalam masyarakat. Keluarga merupakan sebuah group yang terbentuk dari perhubungan laki-laki dan wanita, perhubungan mana sedikit banyak berlangsung lama untuk menciptakan dan membesarkan anak-anak.

Disini kita sebutkan 5 macam sifat terpenting, yaitu:

  1. Hubungan suami-isteri
  2. Bentuk perkawinan dimana suami-isteri itu diadakan dan dipelihara
  3. Susunan nama-nama dan istilah-istilah termasuk cara menghitung keturunan
  4. Milik atau harga benda keluarga
  5. Pada umumnya keluarga itu tempat bersama / rumah bersama
  6. Makna masyarakat

Seperti halnya dengan definisi sosiologi yang banyak jumlahnya kita dapati pula definisi-definisi tentang masyarakat yang juga tidak sedikit. Mengenai arti masyarakat ini, baiklah disini kita kemukakan beberapa definisi mengenai masyarakat itu, seperti misalnya:

  1. R. Linton : setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama, sehingga mereka itu mengorganisasikan dirinya dan berfikir tentang dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu
  2. M.J Herskovist : kelompok individu yang diorganisasikan dan mengikuti satu cara hidup tertentu
  3. J.L Gillin dan J.P Gillin : kelompok manusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap dan perasaan persatuan yang sama
  4. Hubungan individu, keluarga dan masyarakat

Individu berarti makhluk yang tidak dapat dibagi-bagi, tidak dapat dipisahkan antara jiwa dan raganya yang disebut manusia. Terlepas dari pada itu keluarga dalam bentuk yang murni merupakan satu kesatuan sosial ini mempunyai sifat-sifat tertentu yang sama, dimana saja dalam satuan masyarakat manusia. Sedangkan masyarakat itu timbul dari setiap kumpulan individu, yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama dalam waktu lama. Sehingga hubungan antara individu, keluarga, dan masyarakat saling berkaitan satu dengan yang lain.

  1. 4.  Urbanisasi
  2. Makna Urbanisasi

Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Urbanisasi adalah masalah yang cukup serius bagi kita semua. Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Jumlah peningkatan penduduk kota yang signifikan tanpa didukung dan diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan, fasilitas umum, aparat penegak hukum, perumahan, penyedian pangan, dan lain sebagainya tentu adalah suatu masalah yang harus segera dicarikan jalan keluarnya.

  1. Proses terjadinya urbanisasi
    1. Faktor penarik terjadinya urbanisasi
      1. Kehidupan kota yang lebih modern
      2. Sarana dan prasarana kota lebih lengkap
      3. Banyak lapangan pekerjaan dikota
      4. Pendidikan sekolah dan perguruan tinggi lebih baik dan berkualitas
      5. Faktor pendorong terjadinya urbanisasi
        1. Lahan pertanian semakin sempit
        2. Merasa tidak cocok dengan budaya tempat asalnya
        3. Menganggur karena tidak banyak lapangan pekerjaan didesa
        4. Terbatasnya sarana dan prasarana didesa
        5. Diusir dari desa asal
        6. Memiliki impian kuat menjadi orang kaya
        7. Keuntungan urbanisasi
          1. Memoderenisasikan warga desa
          2. Menambah pengetahuan warga desa
          3. Menjalin kerja sama yang baik antara warga suatu daerah
          4. Mengimbangi masyarakat kota dengan masyarakat desa
  2. B.   Pemuda dan sosialisasi
    1. 1.     Pengertian pemuda

Ialah kita ketahui bahwa pemuda atau generasi muda merupakan konsep-konsep yang selalu dikaitkan dengan masalah nilai. Hal ini merupakan pengertian idiologis dan kultural dari pada pengertian ini. Didalam masyarakat pemuda merupakan satu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan suber insani bagi pembangunan bangsanya karna pemuda sebagai harapan bangsa dapat diartikan bahwa siapa yang menguasai pemuda akan menguasai masa depan.

  1. 2.     Pengertian sosialisasi

Sosialisasi adalah proses yang membantu individu melalui media pembelajaran dan penyesuaian diri, bagaimana bertindak dan berpikir agar ia dapat berperan dan berfungsi, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui dalam sosialisasi, antara lain: sosialisasi, media dan tujuan sosialisasi.

  1. 3.     Proses sosialisasi
    1. Tahap persiapan (Preparatory Stage)

Tahap ini dialami sejak manusia dilahirkan, saat anak mempersiapkan diri untuk mengenal dunia sosialnya, termasuk untuk memperoleh pemahaman tentang diri. Pada tahap ini juga anak-anak memulai melakukan kegiatan meniru meski tidak sempurna.

  1. Tahap meniru (Play Stage)
  2. Tahap siap bertindak (Game Stage)
  3. Tahap penerimaan norma kolektif (Generalized Stage/Generalized other)

Proses sosialisasi terbagi menjadi 2 institut yaitu:

  1. Sosialisasi primer

Sosialisasi primer adalah sosialisasi pertama yang dijalani individu semasa kecil dengan belajar menjadi anggota masyarakat (keluarga). Sosialisasi primer berlangsung saat anak berusia 1-5 tahun atau saat belum masuk ke sekolah. Anak mulai mengenal anggota keluarga dan lingkungan keluarga. Secara bertahap dia mulai mampu membedakan dirinya dengan orang lain disekitar keluarganya.

  1. Sosialisasi sekunder

Sosialisasi sekunder adalah proses norma-norma kemasyarakatan yang berhenti sampai institusionalisasi saja, akan tetapi mungkin norma-norma tersebut sudah mendarah daging dalam jiwa anggota-anggota masyarakat.

  1. 4.     Peran sosial pemuda dalam masyarakat

Pemuda adalah tulang punggung masyarakat. Genarasi tua memiliki keterbatasan untuk memajukan bangas. Generasi muda harus mengambil peranan yang menentukan dalam hal ini. Dengan semangat menyala-nyala dan tekad yang membaja serta visi dan kemauan untuk menerima perunahan yang dinamis pemuda menjadi motor bagi pembangunan masyarakat.

  1. 5.     Masalah generasi muda

Saat ini generasi muda khususnya remaja, telah digembleng berbagai disiplin ilmu. Hal itu tak lain adalah persiapan mengembang tugas pembangunan pada masa yang akan datang, masa penyerahan tanggung jawab dari generasi tua ke generasi muda. Sudah banyak generasi muda yang menyadari peranan dan tanggung jawabnya terhadap negara dimasa yang akan datang. Adapun masalah yang dihadapi remaja masa kini antara lain:

  1. Kebutuhan akan figur teladan
  2. Sikap apatis
  3. Kecemasan dan kurangnya harga diri
  4. Ketidak mampuan untuk terlibat
  5. Perasaan tidak berdaya
  6. Pemujaan akan pengalaman
  7. 6.     Potensi-potensi gnerasi muda

Potensi-potensi yang terdapat pada genrasi muda yang perlu dikembangkan adalah sebagai berikut:

  1. Idealisme dan daya kritis

Secara sosiologis generasi muda belum mapan dalam tatanan yang ada, sehingga ia dapat melihat kekurangan dalam tatanan dan secara wajar mampu mencari gagasan baru. Yang

  1. Dinamika dan kreativitas

Adanya idealisme pada generasi muda, menyebabkan mereka memiliki potensi kedinamisan dan kreativitas, yakni kemampuan dan kesediaan untuk mengadakan perubahan, pembaharuan,

  1. Keberanian mengambil resiko

Perubahan dan pembaharuan termasuk pembangunan, mengandung resiko dapat meleset, terhambat atau gagal. Namun, mengambil resiko itu diperlukan jika ingin menyebabkan generasi muda patah semangat.

  1. Optimisme dan kegairahan semangat kegagalan tidak menybabkan generasi muda patah semangat. Optimisme dan kegairahan semangat yang dimiliki generasi muda merupakan daya pendorong untuk mencoba labih maju lagi.
  2. Sikap kemandirian dan disiplin murni generasi muda memiliki keinginan untuk selalu mandiri dalam sikap dan tindakan.
  3. Terdidik
  4. Keanekaragaman dalam persatuan dan kesatuan
  5. Patriotisme dan nasionalisme
  6. Kemampuan penguasaan ilmu dan teknologi

Sumber:

http://ciptadestiara.wordpress.com/category/makna-individu/

http://taufikhidayah21.wordpress.com/tag/pengertian-pemuda/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s